China Wholesale,Babbery and Chargers,Electronics,Car DVD Players,Car accessories,Computers,iPod,iPhone,Carmeras,home and gardern,toys,games,security systems,beauty and healthy

Computer World

Computer World

Skip to: Content | Sidebar | Footer

Melihat Posisi Bulan Melalui Stellarium

30 October, 2011 (03:30) | computer news | By: admin

Stellarium adalah perangkat lunak komputer yang bisa digunakan untuk melihat benda-benda / obyek-obyek di langit pada waktu dan jam tertentu dari daerah tertentu pada posisi/arah tertentu (Definisi bebas dariku :) ).

Memang sih, aku bukan orang astronomi, tapi orang yang banyak berhubungan dengan perangkat lunak komputer. Kayaknya aku jadi tertarik memperhatikan stellarium, setelah perbedaan syawal1432H kemarin.

Aku pun beberapa kali mencoba mencari tulisan mengenai perbedaan penentuan awal bulan hijriyah. ternyata ketemu dengan blognya Pak Prof Djamal (http://tdjamaluddin.wordpress.com). Menarik sekali, dan banyak yang komentar, dari yang ilmiah sampai yang komentarnya cuma mengeluarkan kata-kata yang kasar.

Akhirnya, kemarin aku coba awal bulan Dzulhijjah tahun ini, ternyata alhamdulillah serentak. Aku jadi pingin cari perhitungan awal ramadlan dan syawal tahun depan (1433H/2012M), eh… ketemu juga. Seperti udah saya tulis pada posting sebelumnya.

Setelah itu aku mulai menggunakan stellarium, untuk melihat posisi bulan pada tanggal itu dari berbagai negara. Begini hasil screenshootnya :

Gambar di atas menunjukan pada jam 23:13 tanggal 19 Juli 2012 di Cape Town Afrika Selatan berada pada sore hari. Bulan masih terlihat setelah matahari terbenam. Berarti sore hari itu sudah 1 ramadlan, sehingga besok paginya (20 Juli 2012) sudah puasa.

Tapi pada jam yang sama, saudara kita yang di Hawaian, United States, lagi siang hari. Kalo Saudara yang di Cape Town nelpon saudaranya yang di hawaian dan bilang kalo hilal sudah terlihat, aku jadi bertanya, apakah saudara yang di Hawaian harus bersegera puasa? (Menurut rukyat global).

Padahal, seperti gambar di atas, bulan masih di bawah matahari.

Write a comment